
Penulis: Bang Jek (@sayabangjek)Ukuran: 13 x 19 cmTebal: 184 hlm“AIR LAUT NAIK! AIR LAUT NAIK!” Samar terdengar teriakan panik dari luar rumah.“Li, kau rasa-rasa ada goyang, tak?” tanya Dani tiba-tiba sambil dua tangannya menempel di ubin. Dia mengamati gelas di ubin yang bergetar.Rafli menoleh bingung. “Goyang apa?”“Kau tak merasa, hah?” Dani mengamati letak pajangan di atas televisi yang mereka tonton mulai gemetar. Perabotan yang tertata rapi di ruang tamu pun mulai berjatuhan.“GEMPAAA! GEMPAAA!” Terdengar suara orang berteriak di luar.“Li, gempa, Li!” Dani segera berdiri, gempa yang muncul sampai membuat televisi mereka jatuh dan layarnya pecah. Dani berlari ke arah pintu rumah.“Dan, kau ke mana?” Rafli berteriak panik. “Jangan tinggalkan aku, lah!”Dani menghentikan langkahnya, berbalik sembari memegangi pintu yang setengah terbuka. “Aku pasti balik, kau cari mamakmu sekarang!”***Tahun 2004 silam, laut mengamuk di sudut barat pesisir Aceh. Gelombang besarnya meluluhlantakkan dan menyapu rata Serambi Mekkah. Bencana tsunami meninggalkan kisah pilu perpisahan paksa ratusan jiwa.Salah satunya, kisah seorang anak penyintas tsunami yang menjaga janji persahabatan sehidup-sematinya lewat sebuah kotak hitam. Kotak yang menyimpan rangkuman memori masa kecil dan menjadi gerbang penghubung yang menariknya ke dimensi lain untuk bertemu sang sahabat.______________________#kotakhitam #horor #mediakita #bangjek #sayaba
Tatkala membayar Perlengkapan online senantiasa pastikan Awak memahami penjelasan barang yang Anda cari. Bilamana Saudara belanja Kotak Hitam, lihat uraian detail dan pastikan semua pantas dengan yang Awak perlukan. Anda tentunya gak ingin membayar item dan sesudah barang datang baru menyadari bahwa itu nggak cocok dengan yang Saudara inginkan. Maka, selalu ingat untuk membaca 2 kali sebelum melaksanakan transaksi pembelanjaan!
Customer reviews:
Date: Wed Aug 05 2020 Kota: Lubuklinggau
Date: Mon Jun 14 2021 Kota: Tulungagung
Date: Mon Jan 11 2021 Kota: Kaur